Polsek Bacukiki Siap Mengawal Pencarian Nelayan

Tribratanewspolresparepare.com – Cuaca buruk mengakibatkan satu perahu yang membawa tiga orang nelayan diduga tenggelam dan menghilang setelah perahu mereka dihempas gelombang setinggi dua meter yang disertai angin kencang,

Dari keterangan nelayan yang selamat, Hendra (39) tahun mengatakan bahwa ada tiga perahu dengan jumlah 10 orang nelayan yang saat itu berangkat dengan maksud memacing di perairan Jangan-jangan kepulauan Pangkep.

“Kami 10 orang pak, pakai tiga perahu berangkat dari perairan lumpue pukul 05.00 wita, saat menyusuri lautan disekitar pulau Bakki, Kabupaten Barru, ditengah perjalanan, perahu yang diduga hilang tersebut kehabisan bahan bakar minyak dan saat itu bermaksud ingin mengisi, tiba-tiba gelombang tinggi dua meter dan angin kencang langsung menghempas perahu kami Dan saat itu perahu kami masing-masing langsung berpencar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 wita, Rabu, 31 Mei. Kami baru melaporkan kejadian tersebut Kamis sore, 1 Juni kepada tim Sar,” ujarnya.

Hendra menambahkan saat itu dua perahu lainnya langsung mengamankan diri dengan naik ke pesisir kepulauan Bakki, sedangkan perahu yang ditumpangi jusman, iskandar dan supirma sudah tidak mereka lihat keberadaannya kemana.
“Usai dihantam ombak dan angin kencang, kita naik ke pesisir, sedangkan dia masih dilaut, kita juga tidak tau karena tidak ada kode dari mereka. Apalagi kondisi angin saat itu masih kencang,

Setelah beberapa jam menunggu, pas redah angin kita melanjutkan perjalanan ke kepulau Jangan-jangan hingga magrib, Disana kita menunggu sampai pagi, Karena tidak ada kabar makanya kita sisir kembali dari pangkep ke perairan Parepare, namun tidak ada hasil pak, makanya kita langsung asumsikan mereka hanyut terkena angin timur dan kita laporkan ke tim sar pak,” jelasnya.

Keluarga korban berharap agar diupayakan secepatnya pencarian, agar lebih cepat juga mendapatkan hasil.

Sementara orang tua salah satu korban, Jamal menjelaskan bahwa dirinya sempat melihat anaknya saat mereka dihempas angin kencang.
“Saya beda perahu dengan Jusman (anaknya) pak, sempat ji saya liat waktu ke pesisirka, saya saja hampir tenggelam,” ungkapnya sedih.

Mengetahui kejadian tersebut personil Polsek Bacukiki Polres Parepare yang dipimpin oleh Waka Polsek Iptu H. Muchtar, S.H, langsung mendatangi lokasi tersebut, iapun langsung melakukan pengamanan melihat masyarakat sekitar berbondong bondong mendatangi posko penyelamatan korban

Wakapolsek menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan memberikan pelayanan keamanan dalam peroses pencarian korban iapun menghimbau kepada nelayan yang lain agar tetap berhati – hati melihat situasi cuaca akhir akhir ini tidak menentu” ungkapnyaIMG_20170602_175854 Jumat (02/06/17) Pagi tadi,

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare, Ilham mengaku menurunkan 13 personil yang ikut dalam pencarian.
“Kita turunkan 13 personil yang diantaranya tim sar, tagana, brimob dan call center 112, ada satu perahu bermuatan 40 K serta dua spit sarana kita siapkan,” jelasnya.

(Humasresparepare)

Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

3 Hari Terdampar Nelayan ini Selamat

Sab, 3 Jun 2017
tribratanewspolresparepare.com – Kehidupan setiap insan tuhan yang menentukan jika ajal belum tiba semuanya akan baik – baik saja,  tiga orang nelayan warga kota Parepare yang dikabarkan tenggelam terbawa arus ombak setinggi dua meter pada hari Rabu kemarin akhirnya pagi tadi Sabtu (03/05/17) kembali dengan selamat, Setelah dikabarkan empat hari menghilang dilaut […]